Mengenal Perintah perintah dasar linux Ubuntu

Mengenal Perintah perintah dasar linux Ubuntu

Untuk mengetahui cara kerja perintah – perintah dasar yang ada di dalam terminal

UBUNTU dan bisa menerapkannya dalam system operasi

SOAL DAN JAWABAN

  1. Perintah PS

  • Fungsi : Perintah PS adalah perintah yang digunakan untuk menampilkan informasi mengenai proses yang sedang aktif di dalam system operasi linux.
  1. Perintah Cat

  • Fungsi : perintah cat untuk menampilkan standar input keyboard ke standar output dalam terminal, yang mana terlihat pada gambar di ata yang kemudian di tekan enter makan outputannya sama seperti yang di inputkan.
  1. Perintah Id

  • Fungsi : perintah Id di gunakan untuk melihat identitas diri.
  1. Perintah Date

  • Fungsi : perintah Date di gunakan untuk melihat tanggal saat ini.
  1. Perintah Cal

  • Fungsi : perintah Cal untuk melihat kalender dalam jangka 1 bulan.
  1. Perintah Hostname

  • Fungsi : perintah Hostname untuk menampilkan host atau domain nama system.
  1. Perintah Uname

  • Fungsi : perintah uname untuk menampilkan informasi system operasi.
  1. Perintah W

  • Fungsi : perintah W untuk menampilkan siapa myang sedang aktif.
  1. Perintah who

  • Fungsi : perintah who adalah untuk siapa saja yang sedang login .
  1. Perintah whoami

  • Fungsi : perintah whoaim adalah untuk menanyakan siapa saja yang sedang bekerja.
  1. Perintah Chfn

  • Fungsi : perintah chfn adalah untuk mengubah informasi finger.
  1. Perintah Finger

  • Fungsi : perintah finger untuk melihat informasi finger. ( klo tidak bisa, berarti kalian harus install finger terlebih dahulu yaitu ketik “ sudo apt install finger “.
  1. Perintah man

  • Fungsi : perintah man adalah untuk menampilkan manual dari suatu perintah.
  1. Perintah apropos
  • Fungsi : perintah apropos adalah untuk mencari perintah yang deskripsinya mengandung kata kunci yang di cari.
  1. Perintah whatis
  • Fungsi : perintah Whatis adalah untuk mencari perintah yang teopat sama dengan kunci yang di cari.
  1. Perintah ls

  • Fungsi : perintah ls menampilkan isi dari suatu direktor .
  1. Perintah file

  • Fungsi : perintah file untuk melihat tipe file.
  1. Perintah cp

  • Fungsi : perintah cp di gunakan untuk menyalin file.
  1. Perintah du
  • Fungsi : Menampilkan ukuran file secara rekursif.
  1. Perintah df

  • Fungsi : Menampilkan penggunaan ruang disk pada filesystem.
  1. Perintah nano

  • Fungsi : Perintah digunakan sebagai text editor yang tidak perlu membuka jendela baru. Hampir sama dengan Vi namun lebih manusiawi.
  1. Perintah top

  • Fungsi : Melihat semua proses yang sedang berjalan, diurutkan dari proses yang paling besar. Fungsinya hampir sama seperti system monitor.
  1. Perintah rm

  • Fungsi : perintah rm di gunakan untuk menghapus file.
  1. Perintah pwd

Fungsi : Melihat direktori kerja yang pada saat itu aktif. Contoh hasilnya “/home/jackson”

  1. Perintah Clear

Fungsi : Membersihkan jendela terminal. Jadi isi jendela terminal akan kosong, namun jika di scroll keatas maka perintah yang sebelumnya dijalankan masih bisa terlihat.

  1. Perintah ps

Fungsi : Menampilkan snapshot process yang sedang berjalan.

Perintah dasar operasi linux dan operasi Input Output. UBUNTU

Perintah dasar operasi linux dan operasi Input Output.

TUJUAN

1. Perintah dasar pada sistem operasi Linux:

Mari kita bahas beberapa perintah dasar pada sistem operasi linux. Berikut ini perintah-perintah dasar Linux dengan penjelasan lengkap.

A

adduser = menambahkan pengguna / pengguna baru ke sistem

addgroup = menambakan grup baru ke sistem

apt-get = mencari dan melakukan instalasi paket software (untuk debian)

B

bash = GNU Bourne Again Shell

break = berhenti / keluar dari proses loop

bzip2 = melakukan file kompresi atau dekompresi

C

cal = menampilkan kalender

cat = menampilkan isi dari file

cd = pindah atau pindah direktori

D

tanggal = menampilkan dan mengubah wajtu dan tanggal

dd = lisensi dan lisensi file

df = menampilkan kapasitas ruang disk

E

echo = menampilkan tulisan dilayar

egrep = mencari file untuk baris yang sesuai dengan konversi yang panjang

eject = keluarkan media yang bisa dilepas

F

fdisk = melihat tabel partisi disk

fgrep = mencari file dengan string yang tetap

file = melihat jenis file

G

grep = mencari file yang cocok dengan pola tertentu

grup = menampilkan gru dari pengguna / pengguna

gzip = melakukan konmpresi atau dekompresi file

H

hash = menampilkan pathname dari perintah yang dilakukan sebelumnya

head = menampilkan 10 baris pertama dari isi file

history = menampilkan seluruh aktivitas yang dilakukan pada terminal CLI

I

ifconfig = tampilkan dan gunakan antarmuka jaringan

ifdown = berhenti antarmuka jaringan

ifup = interaksi kembali antarmuka jaringan

K

kill = lewati proses yang sedang berjalan

killall = menghentikan proses dari nama proses tersebut.

less = menampilkan keluaran satu layar terminal

ln = menghubungkan antar file

loc = mencari lokasi dari suatu file

2.Operasi Input Output

a. File Descriptor

Di Unix dan sistem operasi komputer yang terkait , deskriptor file ( FD , less often fildes ) adalah indikator abstrak ( pegangan ) yang digunakan untuk mengakses file atau sumber input / output lainnya , seperti soket pipa atau jaringan . File deskriptor merupakan bagian dari antarmuka pemrograman aplikasi POSIX .

Di Linux , kumpulan deskriptor file yang terbuka dalam sebuah proses dapat diakses di bawah path /proc/PID/fd/ , di mana PID adalah identifier proses .

Linux berkomunikasi dengan file melalui file desriptor yang dipresentasikan melalui angka yang dimulai dari 0, 1, 2 dan seterusnya.

· 0 Tiga buah file descriptor standar yang lalu diciptakan oleh proses adalah = keyboard(standar input)

· 1 = layar (standar output)

· 2 = layar (standar error)

B. Pembelokan (Redirection)

Redirection adalah teknik mengalihkan input atau output dari standarnya

c. Saluran (Pipeline)

Pipeline adalah teknik menjadikan output sebuah proses menjadi input proses lainnya.

d. Filter

Filter adalah utilitas Linux yang dapat memproses standard input (dari keyboard) dan menampilkan hasilnya pada standard output (layar).

Perintah Dasar Oprasi Linux Ubuntu Dan Operasi Input Output

Perintah Dasar Oprasi Linux Dan Operasi Input Output

TUJUAN

Agar Mahasiswa lebih memahami tentang dasar dasar dari progam linux

Perintah Dasar Operasi Linux

pwd

Ketika Anda pertama kali membuka terminal, Anda akan masuk ke home directory user Anda. Untuk tahu directory mana yang sedang Anda buka, Anda bisa menggunakan command pwd ini. Dengan command ini, mereka akan memberitahu path-nya dimulai dari root. Root adalah awalan dari sistem file Linux. User directory biasa memiliki format seperti “/home/username”.

Ls

Gunakan command “ls” untuk mengetahui file apa saja yang ada pada directory yang sedang Anda buka. Anda bisa melihat files tersembunyi dengan menggunakan command “ls-a”.

cd

Gunakan command “cd” untuk masuk ke sebuah directory. Misalnya, jika Anda sedang ada di folder home dan Anda ingin masuk ke folder downloads, Anda bisa memasukkan command “cd Downloads”. Command yang satu ini sangat case sensitive jadi Anda perlu memasukkan nama foldernya dengan tepat. Selain itu, jika folder Anda terdiri dari dua nama atau lebih, Anda perlu memasukkan tanda \ di antara nama foldernya.

Misalnya, Anda memiliki sebuah folder yang diberi nama “Dewa Web”. Jika Anda memasukkan command “cd Dewa Web”, Anda akan mendapat pesan error. Jadi, Anda perlu memasukkan commandnya sebagai “cd Dewa\Web”. Kalau Anda hanya memasukkan “cd” Anda akan dibawa ke home directory. Untuk kembali ke folder sebelumnya, Anda tinggal memasukkan “cd..”. Titik dua setelah cd memiliki arti “kembali” atau back.

mkdir & rmdir

Gunakan command mkdir ketika Anda perlu membuat folder atau directory. Misalnya, Anda ingin membuat sebuah directory dengan nama “Baru”, maka Anda tinggal memasukkan command “mkdir Baru”. Kalau Anda ingin membuat directory dengan lebih dari satu kata pada namanya, sama seperti di perintah dasar linux sebelumnya, Anda perlu menggunakan tanda \. Jadi, Anda harus ketik “mkdir Folder\Baru”.

Command rmdir digunakan untuk menghapus directory. Tetapi perintah dasar linux yang ini hanya bisa digunakan untuk menghapus directory kosong. Kalau Anda ingin menghapus directory yang masih berisi files,

rm

Gunakan command rm untuk menghapus file dan direktori. Jadi misalnya Anda ingin menghapus file yang bernama “lama.html”, Anda tinggal masukkan command “rm lama.html”. Tetapi perintah dasar ini tidak bisa sembarangan menghapus direktori. Gunakan rm-r untuk menghapus direktori. Ini akan menghapus direktori dan isinya.

touch

touch digunakan untuk membuat file baru. Ini bisa berupa apa saja, mulai dari txt file kosong atau file zip kosong. Misalnya Anda ingin membuat file text baru, Anda tinggal masukkan “touch baru.txt”.

mv

mv digunakan untuk memindahkan files. Anda juga bisa menggunakan perintah dasar ini untuk mengganti nama sebuah file. Misalnya, Anda ingin mengganti nama sebuah file dari “tugas1” menjadi “tugas”. Maka Anda tinggal memasukkan command “mv tugas1 tugas”

nano & vi

nano & vi adalah text editor yang terinstall di perintah dasar Linux. Nanto adalah text editor yang bisa mengeluarkan berbagai keyword dan dikenali di berbagai bahasa. Vi bisa dibilang lebih simple dari nano. Dengan command ini, Anda bisa membuat file baru atau edit file menggunakan editor.

sudo

sudo adalah perintah yang umum digunakan pada Linux. Sudo berasal dari “SuperUserDo”. Perintah ini dapat digunakan jika suatu operasi membutuhkan hak akses root untuk digunakan, atau jika akses administratif membutuhkan akses. Sebagai contoh, dengan menggunakan perintah “sudo su”, kita dapat mulai memproses dengan otoritas admin pada sistem.

.

Oprasi Input Dan Output Pada Linux

  1. Output ke layar (standar output), input dari sistem (kernel)

$ ps

Perintah ps digunakan untuk memperlihatkan proses yang sedang berjalan pada sistem (kernel) diperlihatkan pada layar (standart output). PID (Process Identifier memperlihatkan nomor setiap proses yang diberikan berurutan oleh sistem linux.

  1. Output ke layar (standar output), input dari keyboard (standart input)

$ cat

Bimo Kusumo Jati

Bimo Kusumo Jati

exit dengan ^d

exit dengan ^d

[Ctrl + d]

Perintah cat digunakan untuk mendapatkan input dari keyboard yang kemudian akan ditampilkan ke layar.

  1. Input nama direktori, output tidak ada (membuat direktori baru), bila terjadi error maka tampilan error pada layar (standar error)

$ mkdir mydir

$ mkdir mydir (Terdapat pesan error)

Perintah mkdir digunakan untuk membuat direktori / folder. Jika nama direktori yang dibuat telah ada, maka akan muncul pesan error yang menandakan ketersedian direktori tersebut

  1. Pembelokan standart input

$ cat 1> myfile.txt

Ini adalah teks yang saya simpan

Ke fike myfile.txt

Dalam percobaan diatas, input dari keyboard pada layar akan dimasukkan atau diredirect pada file myfile.txt. Apabila myfile.txt dibuka maka akan muncul tulisan yang sudah dimasukkan tersebut.

  1. Pembelokan standart input, yaitu input dibelokkan dari keyboard menjadi file

$ cat 0< myfile.txt

$ cat myfile.txt

Percobaan diatas akan menampilkan isi/teks yang terdapat pada file myfile.txt pada layar

  1. Pembelokan standart error untuk disimpan di file

$ mkdir mydir (Terdapat pesan error)

$ mkdir mydir 2> myerror.txt

$ cat myerror.txt

Perintah cat mkdir mydir 2> myerror.txt akan menyimpan peringatan error kedalam myerror.txt apabila ketika membuat folder (mkdir mydir) terjadi error, contohnya ketika folder dengan nama mydir telah ada sebelumnya.

Fungsi dasar pada system operasi ubuntu

Fungsi dasar pada system operasi ubuntu

TUJUAN

Mengetahui perintah dasar pada system operasi ubuntu

Fungsi perntah mkdir adalah untuk membuat folder baru

Fungsi perntah touch adalah untuk membuat file baru

Fungsi perntah cat adalah untuk mengisi file tersebut seperti file yang berbentuk .txt

Fungsi perntah find adalah untuk meencari file yang ada di sebuah folder

Perintah Dasar Operasi Linux Dan Operasi Input Output

Perintah Dasar Operasi Linux Dan Operasi Input Output

TUJUAN

Mengetahui dan memahami beberapa perintah dasar operasi linux dan operasi input output serta dapat menerapkan di dunia nyata.

SOAL DAN JAWABAN

Perintah Dasar Operasi Linux Dan Operasi Input Output

Pada awal tahun 1990-an ada seorang Software Engineer yang berasal Universitas Helsinki Finlandia yang mempunyai hobi menulis Linux, yaitu Linus Benedict Torvalds. Prototype pertamanya dipublikasikan pada tahun 1991, Linux dengan kernel prosesor 80386 (prosesor 32-bit yang digunakan untuk PC). Tepat pada tanggal 14 Maret 1994 mulai diluncurkan Linux versi 1.0, yang merupakan awal sejarah dari Linux.

Distro Linux merupakan sistem operasi yang didistribusikan secara open source. Source code Linux diikutsertakan sehingga dapat dengan mudah dipelajari dan dikembangkan oleh user. Selain itu Linux juga dikembangkan oleh GNU (General Public License). Dalam kehidupan sehari-hari Linux dimanfaatkan dan digunakan untuk berbagai keperluan, seperti untuk keperluan jaringan, end-user platform, dan untuk pengembangan software.

Sampai hari ini Linux merupakan sistem operasi yang menjadi perhatian publik karena kecanggihan dan harga yang relatif murah (ada juga yang FREE) jika dibandingkan dengan sistem operasi yang lain.

Istilah GNU/Linux digunakan sebagai rujukan untuk keseluruhan distro Linux yang didalam setiap distro linux tersebut disertakan program/aplikasi guna menunjang sistem operasi ini. Adapun program/aplikasi yang diikutsertakan dalam sistem operasi Linux, antara lain tampilan desktop (desktop environment) seperti GNOME dan KDE, text editor, aplikasi web server, editor untuk pemrograman, dan aplikasi perkantoran seperti openoffice, libre office, KOffice, Gnumeric, dan lain sebagainya.

Kelebihan dan Kelemahan

Kelebihan

  • Bersifat open source, bebas dan terbuka. sehingga tidak perlu biaya untuk mendapatkannya.
    Mudah dioperasikan
  • Aplikasi yang bisa berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna
  • Tidak gampang terkena virus atau serangan lainnya
  • Cocok untuk PC yang memiliki spesifikasi minimum karena linux membutuhkan resource yang lebih kecil dibandingkan Windows.
  • Linux dapat berjalan di dua mode.
  • Jarang crash atau nge-hang yang mengharuskan kita untuk merestart komputer karena linux lebih stabil.
  • Memiliki komunitas di berbagai penjuru dunia.
  • Terdapat beragam pilihan seperti Ubuntu, Fedora, Debian, Centos, RedHat, Opensuse, Mandriva, dan sebagainya.

Kelemahan

  • Banyak user, khususnya pengguna awam yang masih belum mengerti mengoperasikannya
  • Beberapa hardware tidak mendukung perangkat atau dukungan OS Linux
  • Aplikasi di linux belum seampuh aplikasi windows.
  • Struktur direktori dan hak akses yang membingungkan bagi user yang terbiasa menggunakan windows.

Banyak aktivitas yang berhubungan dengan sistem Linux menggunakan command line, misalnya seperti menginstall aplikasi, mengubah permission file dan lain sebagainya. Tanpa mengetahui perintah-perintah tersebut, kita akan kesulitan untuk mengoperasikan Linux secara maksimal.

OPERASI INPUT DAN OUTPUT

  1. mkdir > Digunakan untuk membuat folder baru.

  1. ls > Digunakan untuk melihat isi sebuah direktori.
  2. touch > Digunakan untuk membuat file baru.

  1. nano > Digunakan untuk mengedit isi file .txt